Selasa, 29 Maret 2011

tayangan Uya Emang Kuya Haram ?

Benarkah tayangan Uya Emang Kuya Haram ?
Baru-baru ini sebetulnya acara ini mendapat sebuah penghargaan di jagad hiburan tanah  air. Acara yang di pandu hostnya Uya Kuya ini sebetulnya sudah lama tayang. Dengan durasi kurang lebih 30 menit, didalamnya Uya Kuya menghipnotis  ( dengan kesepakatan ) salah satu penonton untuk mengeluarkan uneg-unegnya.
Dan hasilnya memang, semua uneg-uneg peserta yang di hipnotis keluar semua. Termasuk hal-hal yang di anggap rahasia secara pribadi. Lantas haramkah acara ini ? ada 2 pendapat berbeda :
  1. Tayangan hipnotis ‘Uya Emang Kuya’ dinyatakan haram. Hasil ini berdasarkan keputusan forum Bahtsul Masa’il yang digelar Forum Musyawarah Pondok Pesantren (FMPP) se Jawa-Madura yang ke-22 di Pondok Pesantren Darussalam Jajar, Desa Sumbergayam, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, Kamis (24/3/2011).Forum itu menilai, tayangan yang berdurasi 30 menit itu terbukti mengupas aib orang lain. Meski bertujuan menghibur, apa yang dilakukan selebritis Surya Utama atau kesohor dengan nama Uya Kuya itu dianggap melanggar ketentuan hukum Islam.
  2. Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur menilai pengharaman tayangan ‘Uya Memang Kuya’ adalah berlebihan. Sebab acara yang dibawakan oleh presenter kocak Surya Utama atau Uya Kuya itu hanya bersifat hiburan semata. Sedangkan dalam prinsip hubungan Muamalat (Hubungan antar sesama) tayangan berdurasi 30 menit itu telah memenuhi prinsip Antarrodhim atau kesepakatan.
Lantas bgaimana pendapat Uya sendiri dengan dinyatakan acara yang di bawanya dinyatakan haram ? “Saya biasa saja, biarin saja. Santai saja,” ujar Uya

Sumber artikel :
Pesan moral artikel :


Kontributor Artikel & lamp; Foto : Herman Hidayat Profile Facebook Herman Hidayat klik di sini. Herman adalah Pemilik MestiMoco.com.

www.MestiMoco.com

Perwakilan FIFA Terancam Keselamatannya

JAKARTA,  — Perwakilan FIFA, Frank van Hattum, yang hadir di Pekanbaru untuk mengamati Kongres PSSI, Sabtu (26/3/2011), dengan tegas membantah jika keselamatan dirinya terancam atas situasi Kongres PSSI yang berakhir ricuh.
Sebelumnya, Sekjen PSSI Nugraha Besoes beralasan bahwa situasi tak kondusif dan sudah mengancam keselamatan sehingga kongres ditunda. Van Hattum pun dikabarkan juga menyatakan bahwa keselamatan dirinya terancam oleh situasi kongres yang ricuh itu. Namun, Van Hattum yang juga menjabat sebagai Presiden Federasi Sepak Bola Selandia Baru itu membantahnya.
"Saya tegaskan, sama sekali saya tidak melansir pernyataan apa pun kepada media dan pernyataan yang dikaitkan dengan saya adalah berita palsu," ucapnya lewat surat elektronik seperti dikutip Goal.com Indonesia.

Berikut surat elektronik Frank van Hattum.
I have received a number of phone calls, texts and emails following the cancellation of the PSSI Congress.
I am not authorised to make any comments on the PSSI congress. My position was one of observer status and as such, all comment required of FIFA will be through Thierry Regenass - Director of Member Associations and Development. I also point out that I have made absolutely no statements to the Media and as such any statements attributed to me are false.
I thank you for keeping me informed of the situation and wish all parties every success in resolving the differences experienced.
Regards
Frank van Hattum

Yang intinya adalah
Pak Hattum bilang kalau, dia telah mendapatkan tepon, fax dan email tentang situasi di Indonesia, dirinya tidak memiliki wewenang untuk memberi komentar dan penilaian, karena yg memiliki wewenang adalah Pak ThierryRegenass.Dia mengucapkan terimakasih terhadap informasi yang diberkan dan berharap akan ada penyelesaian


Sumber artikel :
Pesan moral artikel :


Kontributor Artikel & lamp; Foto : Herman Hidayat Profile Facebook Herman Hidayat klik di sini. Herman adalah Pemilik MestiMoco.com.

www.MestiMoco.com

Senin, 28 Maret 2011

Menpora Bahas PSSI

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Alfian Mallarangeng dan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Rita Subowo mengadakan pertemuan terkait kekisruhan Kongres Persatuan Sepakbola Seluruh Indnesia (PSSI) di Pekanbaru, Riau. Hingga Senin (28/3) siang, keduanya masih berupaya menyikapi hal tersebut.

Kericuhan Kongres PSSI dipicu ketidakpuasan anggota yang tidak diundang. Pengurus beserta panitia merespons hal tersebut dengan membatalkan kongres. Pembatalan kongres ini adalah hasil sidang darurat yang digelar Ketua Umum PSSI Nurdin Halid, Sekretaris Jenderal PSSI Nugraha Besoes, Komite Eksekutif (Exco) PSSI, dan delegasi Federasi Asosiasi Sepak Bola Dunia (FIFA), serta Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Pembatalan kongres terkait kisruh yang terjadi menjelang pembukaan kongres yang agenda utamanya pemilihan Komite Pemilihan dan Komite Banding Pemilihan. Kericuhan yang terjadi dinilai dapat membahayakan keselamatan para peserta kongres. Pembatalan kongres juga terkait dugaan adanya campur tangan pihak ketiga.

"Ini sudah bukan lagi menyangkut keamanan, tapi juga keselamatan," kata Nugraha di Hotel Arya Duta, Pekanbaru, Sabtu malam silam

Sumber artikel :http://bola.liputan6.com/international/201103/326566/menpora_dan_koni_bahas_kisruh_pssi
Pesan moral artikel :


Kontributor Artikel & lamp; Foto : Herman Hidayat Profile Facebook Herman Hidayat klik di sini. Herman adalah Pemilik MestiMoco.com.

Pecinta Koes Plus Arema


Inilah Komunitas yang begitu cinta dan ingin melestarikan lagu-lagu kenangan legendaris Koes Plus. Yang bertujuan untuk :
1. Mengenang Maestro Musik Indonesia, Koes Plus.
2. Melestarikan Musik yang pernah populer di tahun 70 an.
3. Menjalin kebersamaan kepedulian sosial. dengan mengadakan kegiatan bhakti sosial

Hari minggu, tanggal 27 bertempat di Perumahan griya Sukoardi Sukoraharjo Kepanjen, diadakan acara "Temu Kangen Antar Anggota & Pengukuhan Pengurus KPKA Kepanjen" ini serta mengenang 24 tahun Alm Tonny Kuswoyo. 

Untuk dapat bergabung ataupun mengetahui lebih jauh dapat menghubungi Sekertariat di Radio Kanjuruhan Telp 0341 385156 atau langsung kepada ketua KPKA Kepanjen di 0341 734 47 37

Acara ini cukup ramai, bahkan diikuti oleh banyak penggemar yang berasal dari luar kota, baik Surabaya, Semarang dan beberapa kota lain, serta dukungan dan apresiasi didapatkan juga dari muspika Kepanjen dengan hadirnya Bp Riono sebagaimana diungkapkan oleh Bp. Hari selaku "Koordinator Parkir KPKA"

Artikel ini dicopy dari: http://www.infokepanjen,com/2011/03/infokepanjencom-klub-penggemar-kosplus.html#ixzz1HrHRrXE1

Sumber artikel :
Pesan moral artikel :


Kontributor Artikel & lamp; Foto : Herman Hidayat Profile Facebook Herman Hidayat klik di sini. Herman adalah Pemilik MestiMoco.com.

www.MestiMoco.com
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Share on Facebook

Labels

Agama (31) Alamat (3) Arema (4) Artikel (209) Artis (15) Bencana (17) Berita (239) Bisnis (30) Budaya (49) Budha (3) Cerita Motivasi (20) Desa (6) E-Taiment (5) Ekonomi (9) Elektronik (7) English (2) Foto (15) Gaya Hidup (6) Hari Besar (12) Hindu (3) Hobi (2) Hukum (19) Humor (21) Ilmu (13) Info (249) Infotaimen (21) Internasional (38) Internet (31) Islam (13) Jatim (25) Kab. Malang (61) Karikatur (2) Kata Bijak (5) Kec. Kepanjen (23) Kecantikan (3) Kejawen (1) Kepanjen (10) Kesehatan (50) komentar (2) Komputer (6) Kristen (2) Kuliner (7) Lain-lain (143) Luar Negeri (42) Malang Raya (38) Masakan (6) Music (5) Nasional (225) Olah Raga (69) Opini (2) Otomotiv (16) PDI Perjuangan (10) Pemerintahan (1) Pemilu (7) Penting (3) Permainan (6) Peta (4) Pilbup (7) pnpm (3) Polisi (1) Politik (36) Profil (1) Sejarah (2) sepak bola (3) ser (1) Serba 7 (52) Team (1) Tekno Tepat Guna (20) Teknologi (38) Tips (14) TNI (1) Tokoh (16) Tradisional (4) Trasnsportasi (17) Video (5) Wanita (2) Wisata (22)

geovisite