Sabtu, 31 Desember 2011

Kalaeidoskop Sepak Bola Indonesia

Bicara tahun 2011, pencinta sepakbola tanah air pasti masih ingat betapa banyaknya peristiwa yang terjadi di dalam tubuh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Mungkin salah satu tahun yang terberat yang harus dilewati oleh organisasi yang pertama kali dibentuk pada 19 April 1930. Tahun 2011 menjadi tahun di mana runtuhnya kepengurusan PSSI di bawah Nurdin Halid yang telah berjalan 8 tahun.

Kisruh persepakbolaan Indonesia pun dimulai sejak saat itu, tuntutan mundur dari masyarakat tak dihiraukan oleh PSSI, Nurdin bersikeras mencalonkan diri lagi sebagai Ketua Umum PSSI periode 2011-2015. Bahkan diduga beberapa cara digunakan oleh rezim Nurdin untuk menjegal pesaing lain yang berniat mencalonkan diri sebagai Ketum.

Anggota-anggota PSSI yang juga pemilik hak suara yakni Pengurus Provinsi dan Pengurus Cabang yang berseberangan dengan Nurdin coba menggalang kekuatan dengan membentuk Komite Penyelamat Persepakbolaan Nasional (KPPN) yang saat itu kukuh menjagokan duet George Toisutta dan Arifin Panigoro (GT-AP) untuk memimpin induk organisasi sepakbola tanah air ini.

Pengurus PSSI saat itu juga melarang GT dan AP mencalonkan diri dengan alasan keduanya bukan anggota PSSI dan belum lima tahun berkiprah di persepakbolaan nasional sebagai salah satu syarat menjadi Ketum PSSI. Rezim Nurdin pun langsung menggelar Kongres PSSI di Pekanbaru pada 26 Maret 2011 yang berakhir ricuh karena KPPN menolak sekaligus mengambilalih Kongres tersebut.

Kisruh sepakbola nasional akhirnya menjadi perhatian khusus FIFA yang kemudian membentuk Komite Normalisasi PSSI pada 5 April 2011 yang diketuai Agum Gumelar dan wakilnya Djoko Driyono. Keduanya dipercaya untuk menggelar Kongres PSSI, seiring berjalannya waktu dan desakan kuat untuk mundur, Nugraha Besoes akhirnya mengundurkan diri dari jabatan Sekjen, sementara Presiden FIFA Sepp Blatter melarang Nurdin Halid mencalonkan diri lagi karena pernah dipenjara.

Namun, FIFA juga melarang George Toisutta dan Arifin Panigoro maju ke pemilihan Ketua Umum PSSI karena mereka dianggap memecah belah sepakbola Indonesia dengan membentuk kompetisi di luar PSSI saati itu, yakni Liga Primer Indonesia (LPI). Hal inilah yang membuat KPPN yang kemudian lebih dikenal dengan Kelompok 78 itu tak puas dengan keputusan tersebut, KPPN ingin dua jago mereka tetap bisa dicalonkan.

Kelompok 78 menjadi pihak yang bisa dibilang menjadi penyebab gagalnya Kongres ini karena mereka terus-menerus menuntut agar GT-AP bisa dicalonkan, sedangkan FIFA yang diwakili Thierry Regenass baru bisa memberi kesempatan GT-AP untuk mencalonkan diri pada periode berikutnya. Saat itu, bahkan Regenass menjadi sasaran Kelompok 78, beberapa di antaranya menuding pria yang menjabat sebagai Direktur Pengembangan dan Asosiasi anggota FIFA ini sebagai pembohong.

Namun, dengan adanya kejadian memalukan tersebut, ternyata FIFA masih memberikan kesempatan Indonesia untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB), di mana ini merupakan kesempatan terakhir yang diberikan FIFA agar PSSI mengadakan pemilihan Ketua Umum PSSI dan jajarannya. KLB saat itu juga memilih 9 anggota Exco PSSI.

Duet Djohar Arifin-Farid Rahman akhirnya mulai memimpin PSSI. Mereka memutuskan menggelar kompetisi yang disebut Indonesian Premier League dengan diikuti 24 klub, hal yang ditentang oleh 4 anggota Exco yang kemudian kembali melahirkan kisruh baru di persepakbolaan Indonesia. Bahkan, PT Liga Indonesia yang dulu memiliki hak menggelar kompetisi di rezim Nurdin seolah ingin membalas dendam dengan juga menggelar kompetisi di luar PSSI dengan mengusung nama Indonesian Super League.

Baru sekitar 5 bulan PSSI kepengurusan Djohar Arifin, desakan mundur mulai santer terdengar. Desember 2011 gejolak kian terasa, tekanan mundur untuk Djohar semakin kencang. Kelompok yang menamakan diri Forum Pengprov PSSI (FPP) menggelar Rapat Akbar Sepakbola Nasional (RASN) pada 18 Desember lalu dan diklaim dihadiri oleh 2/3 dari 583 anggota PSSI, meski keanggotaan mereka diragukan oleh PSSI. Arah pertemuan itu jelas menyiratkan KLB demi melengserkan Djohar cs dari kepengurusan PSSI.

Seolah tak pernah usai, masalah terus menerpa persepakbolaan Indonesia, yang sebenarnya bahkan belum menghasilkan prestasi mengkilap di kancah internasional. Terlebih lagi ulah sebagian Pengprov dan Pengcab yang bisanya hanya menuntut digelarnya Kongres, tugas mereka yang seharusnya membuat kompetisi usia dini di daerah masing-masing, malah terabaikan.



Sumber artikel :
Pesan moral artikel :


Kontributor Artikel & lamp; Foto : Herman Hidayat Profile Facebook Herman Hidayat klik di sini. Herman adalah Pemilik MestiMoco.com.

click for tour in Malang Regency

Check

Jumat, 30 Desember 2011

Indonesia Pengguna FacebookTerbesar ke-2 di Dunia

Informasi terbaru tentang perkembangan pengguna jejaring sosial. Ternyata Pengguna Facebook Indonesia atau Facebooker Indonesia adalah yang terbanyak ke-2.setelah negara asal facebook yakni USA. Informasi ini dapat dilihat oleh kawan-kawan yang menggunakan jasa advertisement facebook di informasi target pasar world wide facebook user.

Informasi yang dilansir Candytech baru-baru ini, pengguna Facebook asal Indonesia hampir mencapai 34 juta, tepatnya 33.920.020 anggota.

Melalui statistik portal Socialbakers (sebelumnya Facebakers), Candytech mencatat pengguna aktif bulanan Facebook telah mencapai 596 juta anggota.

Co-founder Candytech, Jan Rezab, mengatakan bahwa informasi agregat ini diperoleh dari alat (tool) iklan di Facebook. “Jika Anda mencoba membuat iklan melalui Facebook Advertising, Anda dapat memilih target pengguna menurut lokasi,” kata dia seperti dikutip TechCrunch, Jumat 15 Januari 2011.

Melalui alat itu, Facebook akan menunjukkan berapa banyak anggotanya di lokasi tersebut.  Menurut Rezab, melalui metode itu pengguna Facebook di AS telah mencapai 146 juta anggota.

Sebelumnya, menurut comScore, Facebook telah menjadi website terbesar ketiga di dunia. Jejaring sosial ini diperkirakan bisa menggaet 648 juta pengunjung (unique visitors) dari seluruh dunia pada November 2010.

Socialbakers juga mengungkapkan bahwa sejumlah negara telah menyokong pertumbuhan Facebook yang lumayan besar dalam enam bulan terakhir. Sepanjang enam bulan itu, Amerika Serikat mencatat pertumbuhan lebih dari 20,7 juta pengguna baru, India 8,3 juta pengguna baru, Indonesia lebih dari 8 juta pengguna baru, Filipina 6,2 juta pengguna baru, dan Meksiko 5,8 juta pengguna baru.

Ternyata Indonesia lumayan juga di jejaring sosial yang satu ini, yang mana pengguna facebook Indonesia terbesar ke-2 di Dunia. Lumayan lah daripada NAYAMUL.


Sumber artikel :
Pesan moral artikel :


Kontributor Artikel & lamp; Foto : Herman Hidayat Profile Facebook Herman Hidayat klik di sini. Herman adalah Pemilik MestiMoco.com.

click for tour in Malang Regency

Check

Kamis, 29 Desember 2011

INDONESIA ITU “MENGECEWAKAN…”

Pagi ini di halaman muka "Jawa Pos" muncul iklan yang membuat "kecewa" dengan isi sebagai berikut


Ha ha ha…
INDONESIA ITU
“MENGECEWAKAN…”
Perekonomian Indonesia yang berhasil tumbuh
sampai 6,5% tahun 2011, ternyata bisa
mengecewakan “kubu ekonomi” yang optimis,
sekaligus mengecewakan “kubu politik” yang
pesimistis.
***
“Mestinya bukan hanya tumbuh 6,5%”.
itu kata golongan yang sangat optimistis.
***
“Kok ekonomi Indonesia bisa tumbuh
sampai 6,5 % ya.”
Itu kata golongan yang kecewa mengapa ekonomi
Indonesia bisa begini bagusnya.
***
He he he… Indonesia itu memang
mengecewakan.
Bagi mereka yang hobinya kecewa…

Mengucapkan selamat kepada seluruh rakyat Indonesia yang bersama pemerintahan SBY berhasil mencapai investment grade di akhir 2011 ini.

wow siapa gerangan yang membuat iklan mengecewakan itu?, dibagian bawah terlihat pembuat ternyata Keluarga Besar BUMN dengan moto nya yang baru : "kerja kerja kerja" dan juga beberapa perusahaan milik negar, Kementrian yang dipimpin oleh Dahlan Iskan, seorang menteri yang inovatif

Benar-benar iklan yang mampu membuat kecewa berbagai pihak, baik yang optimis dan tentunya para politisi yang selalu pesimis dan sangat kecewa apabila terjadi perbaikan dan peningkatan kinerja pemerintah sehingga tidak ada alasan menyudutkan pemerintah.



Sumber artikel :
Pesan moral artikel :Selamat dan semoga perekonomian Indonesia selalu dan akan terus meningkat


Kontributor Artikel & lamp; Foto : Herman Hidayat Profile Facebook Herman Hidayat klik di sini. Herman adalah Pemilik MestiMoco.com.

click for tour in Malang Regency

Check

Senin, 19 Desember 2011

Ketegasan Aparat dan Keluasan hati Pemimpin

Kisah Nyata: Ketika Sri Sultan HB IX terkena tilang di Pekalongan

Kota batik Pekalongan di pertengahan tahun 1960an menyambut fajar dengan kabut tipis , pukul setengah enam pagi polisi muda Royadin yang belum genap seminggu mendapatkan kenaikan pangkat dari agen polisi kepala menjadi brigadir polisi sudah berdiri di tepi posnya di kawasan Soko dengan gagahnya. Kudapan nasi megono khas pekalongan pagi itu menyegarkan tubuhnya yang gagah berbalut seragam polisi dengan pangkat brigadir.
Becak dan delman amat dominan masa itu , persimpangan Soko mulai riuh dengan bunyi kalung kuda yang terangguk angguk mengikuti ayunan cemeti sang kusir. Dari arah selatan dan membelok ke barat sebuah sedan hitam ber plat AB melaju dari arah yang berlawanan dengan arus becak dan delman . Brigadir Royadin memandang dari kejauhan ,sementara sedan hitam itu melaju perlahan menuju kearahnya. Dengan sigap ia menyeberang jalan ditepi posnya, ayunan tangan kedepan dengan posisi membentuk sudut Sembilan puluh derajat menghentikan laju sedan hitam itu. Sebuah sedan tahun lima puluhan yang amat jarang berlalu di jalanan pekalongan berhenti dihadapannya.
Saat mobil menepi , brigadir Royadin menghampiri sisi kanan pengemudi dan memberi hormat.
“Selamat pagi!” Brigadir Royadin memberi hormat dengan sikap sempurna . “Boleh ditunjukan rebuwes!” Ia meminta surat surat mobil berikut surat ijin mengemudi kepada lelaki di balik kaca , jaman itu surat mobil masih diistilahkan rebuwes.
Perlahan , pria berusia sekitar setengah abad menurunkan kaca samping secara penuh.
“Ada apa pak polisi ?” Tanya pria itu. Brigadir Royadin tersentak kaget , ia mengenali siapa pria itu . “Ya Allah…sinuwun!” kejutnya dalam hati . Gugup bukan main namun itu hanya berlangsung sedetik , naluri polisinya tetap menopang tubuh gagahnya dalam sikap sempurna.
“Bapak melangar verbodden , tidak boleh lewat sini, ini satu arah !” Ia memandangi pria itu yang tak lain adalah Sultan Jogja, Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Dirinya tak habis pikir , orang sebesar sultan HB IX mengendarai sendiri mobilnya dari jogja ke pekalongan yang jauhnya cukup lumayan., entah tujuannya kemana.
Setelah melihat rebuwes , Brigadir Royadin mempersilahkan Sri Sultan untuk mengecek tanda larangan verboden di ujung jalan , namun sultan menolak.
“ Ya ..saya salah , kamu benar , saya pasti salah !” Sinuwun turun dari sedannya dan menghampiri Brigadir Royadin yang tetap menggengam rebuwes tanpa tahu harus berbuat apa.
“ Jadi…?” Sinuwun bertanya , pertanyaan yang singkat namun sulit bagi brigadir Royadin menjawabnya .
“Em..emm ..bapak saya tilang , mohon maaf!” Brigadir Royadin heran , sinuwun tak kunjung menggunakan kekuasaannya untuk paling tidak bernegosiasi dengannya, jangankan begitu , mengenalkan dirinya sebagai pejabat Negara dan Rajapun beliau tidak melakukannya.
“Baik..brigadir , kamu buatkan surat itu , nanti saya ikuti aturannya, saya harus segera ke Tegal !” Sinuwun meminta brigadir Royadin untuk segera membuatkan surat tilang. Dengan tangan bergetar ia membuatkan surat tilang, ingin rasanya tidak memberikan surat itu tapi tidak tahu kenapa ia sebagai polisi tidak boleh memandang beda pelanggar kesalahan yang terjadi di depan hidungnya. Yang paling membuatnya sedikit tenang adalah tidak sepatah katapun yang keluar dari mulut sinuwun menyebutkan bahwa dia berhak mendapatkan dispensasi. “Sungguh orang yang besar…!” begitu gumamnya.
Surat tilang berpindah tangan , rebuwes saat itu dalam genggamannya dan ia menghormat pada sinuwun sebelum sinuwun kembali memacu Sedan hitamnya menuju ke arah barat, Tegal.
Beberapa menit sinuwun melintas di depan stasiun pekalongan, brigadir royadin menyadari kebodohannya, kekakuannya dan segala macam pikiran berkecamuk. Ingin ia memacu sepeda ontelnya mengejar Sedan hitam itu tapi manalah mungkin. Nasi sudah menjadi bubur dan ketetapan hatinya untuk tetap menegakkan peraturan pada siapapun berhasil menghibur dirinya.
Saat aplusan di sore hari dan kembali ke markas , Ia menyerahkan rebuwes kepada petugas jaga untuk diproses hukum lebih lanjut.,Ialu kembali kerumah dengan sepeda abu abu tuanya.
Saat apel pagi esok harinya , suara amarah meledak di markas polisi pekalongan , nama Royadin diteriakkan berkali kali dari ruang komisaris. Beberapa polisi tergopoh gopoh menghampirinya dan memintanya menghadap komisaris polisi selaku kepala kantor.
“Royadin , apa yang kamu lakukan ..sa’enake dewe ..ora mikir ..iki sing mbok tangkep sopo heh..ngawur..ngawur!” Komisaris mengumpat dalam bahasa jawa , ditangannya rebuwes milik sinuwun pindah dari telapak kanan kekiri bolak balik.
“ Sekarang aku mau Tanya , kenapa kamu tidak lepas saja sinuwun..biarkan lewat, wong kamu tahu siapa dia , ngerti nggak kowe sopo sinuwun?” Komisaris tak menurunkan nada bicaranya.
“ Siap pak , beliau tidak bilang beliau itu siapa , beliau ngaku salah ..dan memang salah!” brigadir Royadin menjawab tegas.
“Ya tapi kan kamu mestinya ngerti siapa dia ..ojo kaku kaku , kok malah mbok tilang..ngawur ..jan ngawur….Ini bisa panjang , bisa sampai Menteri !” Derai komisaris. Saat itu kepala polisi dijabat oleh Menteri Kepolisian Negara.
Brigadir Royadin pasrah , apapun yang dia lakukan dasarnya adalah posisinya sebagai polisi , yang disumpah untuk menegakkan peraturan pada siapa saja ..memang Koppeg(keras kepala) kedengarannya.
Kepala polisi pekalongan berusaha mencari tahu dimana gerangan sinuwun , masih di Tegalkah atau tempat lain? Tujuannya cuma satu , mengembalikan rebuwes. Namun tidak seperti saat ini yang demikian mudahnya bertukar kabar , keberadaa sinuwun tak kunjung diketahui hingga beberapa hari. Pada akhirnya kepala polisi pekalongan mengutus beberapa petugas ke Jogja untuk mengembalikan rebuwes tanpa mengikut sertakan Brigadir Royadin.
Usai mendapat marah , Brigadir Royadin bertugas seperti biasa , satu minggu setelah kejadian penilangan, banyak teman temannya yang mentertawakan bahkan ada isu yang ia dengar dirinya akan dimutasi ke pinggiran kota pekalongan selatan.
Suatu sore , saat belum habis jam dinas , seorang kurir datang menghampirinya di persimpangan soko yang memintanya untuk segera kembali ke kantor. Sesampai di kantor beberapa polisi menggiringnya keruang komisaris yang saat itu tengah menggengam selembar surat.
“Royadin….minggu depan kamu diminta pindah !” lemas tubuh Royadin , ia membayangkan harus menempuh jalan menanjak dipinggir kota pekalongan setiap hari , karena mutasi ini, karena ketegasan sikapnya dipersimpangan soko .
“ Siap pak !” Royadin menjawab datar.
“Bersama keluargamu semua, dibawa!” pernyataan komisaris mengejutkan , untuk apa bawa keluarga ketepi pekalongan selatan , ini hanya merepotkan diri saja.
“Saya sanggup setiap hari pakai sepeda pak komandan, semua keluarga biar tetap di rumah sekarang !” Brigadir Royadin menawar.
“Ngawur…Kamu sanggup bersepeda pekalongan – Jogja ? pindahmu itu ke jogja bukan disini, sinuwun yang minta kamu pindah tugas kesana , pangkatmu mau dinaikkan satu tingkat.!” Cetus pak komisaris , disodorkan surat yang ada digengamannya kepada brigadir Royadin.
Surat itu berisi permintaan bertuliskan tangan yang intinya : “ Mohon dipindahkan brigadir Royadin ke Jogja , sebagai polisi yang tegas saya selaku pemimpin Jogjakarta akan menempatkannya di wilayah Jogjakarta bersama keluarganya dengan meminta kepolisian untuk menaikkan pangkatnya satu tingkat.” Ditanda tangani sri sultan hamengkubuwono IX.
Tangan brigadir Royadin bergetar , namun ia segera menemukan jawabannya. Ia tak sangup menolak permntaan orang besar seperti sultan HB IX namun dia juga harus mempertimbangkan seluruh hidupnya di kota pekalongan .Ia cinta pekalongan dan tak ingin meninggalkan kota ini .
“ Mohon bapak sampaikan ke sinuwun , saya berterima kasih, saya tidak bisa pindah dari pekalongan , ini tanah kelahiran saya , rumah saya . Sampaikan hormat saya pada beliau ,dan sampaikan permintaan maaf saya pada beliau atas kelancangan saya !” Brigadir Royadin bergetar , ia tak memahami betapa luasnya hati sinuwun Sultan HB IX , Amarah hanya diperolehnya dari sang komisaris namun penghargaan tinggi justru datang dari orang yang menjadi korban ketegasannya.
July 2010 , saat saya mendengar kepergian purnawirawan polisi Royadin kepada sang khalik dari keluarga dipekalongan , saya tak memilki waktu cukup untuk menghantar kepergiannya . Suaranya yang lirih saat mendekati akhir hayat masih saja mengiangkan cerita kebanggaannya ini pada semua sanak family yang berkumpul. Ia pergi meninggalkan kesederhanaan perilaku dan prinsip kepada keturunannya , sekaligus kepada saya selaku keponakannya. Idealismenya di kepolisian Pekalongan tetap ia jaga sampai akhir masa baktinya , pangkatnya tak banyak bergeser terbelenggu idealisme yang selalu dipegangnya erat erat yaitu ketegasan dan kejujuran .
Hormat amat sangat kepadamu Pak Royadin, Sang Polisi sejati . Dan juga kepada pahlawan bangsa Sultan Hamengkubuwono IX yang keluasan hatinya melebihi wilayah negeri ini dari sabang sampai merauke.
Depok June 25′ 2011
Aryadi Noersaid
Update terakhir tentang penulis artikel: Bp Aryadi Noersaid saat ini tinggal di Depok, Saya sempat konfirmasi via SMS kepada penulis untuk memastikan dan meminta comment atau pernyataan dari beliau.
Setelah menunggu beberapa waktu saya mendapat respon dari Bp Aryadi Noersaid. Saya copy dari comment beliau. dan terima kasih pak respon kilatnya:
Aryadi Noersaid (aryadi17@yahoo.com)

Sumber artikel :http://jogjakini.wordpress.com/2011/12/09/kisah-nyata-ketika-sri-sultan-hb-ix-terkena-tilang-di-pekalongan/
Pesan moral artikel :


Kontributor Artikel & lamp; Foto : Herman Hidayat Profile Facebook Herman Hidayat klik di sini. Herman adalah Pemilik MestiMoco.com.

click for tour in Malang Regency

Check

Rabu, 07 Desember 2011

Empat Pimpinan KPK Terpilih

Komisi III DPR memutuskan empat orang sebagai pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2011-2014, yakni Bambang Widjojanto, Abraham Samad, Adnan Pandu Praja, dan Zulkarnain.

Keputusan itu diambil secara voting oleh 56 orang, baik pimpinan maupun anggota Komisi III dari sembilan fraksi, Jumat (2/12/2011) sore.

Berdasarkan hasil voting, Bambang dan Abraham mendapat 55 suara, Adnan mendapat 51 suara, dan Zulkarnain 37 suara.

Adapun empat calon lain, yakni Yunus (20 suara), Aryanto (3 suara), Abdullah (2 suara), dan Handoyo (0 suara).

Atas hasil itu, Ketua Komisi III Benny K Harman menanyakan kepada semua anggota apakah setuju penetapan empat pimpinan baru itu. "Setujuuu..," jawab para anggota serentak.

Empat pimpinan baru itu akan menggantikan empat pimpinan saat ini, yakni Bibit S Riyanto, Chandra M Hamzah, M Jasin, dan Haryono Umar. Masa jabatan keempat pimpinan ini akan habis pada pertengahan Desember 2011.

Sumber artikel : http://nasional.kompas.com/read/2011/12/02/15303730/Inilah.Empat.Pimpinan.KPK.Terpilih
Pesan moral artikel :


Kontributor Artikel & lamp; Foto : Herman Hidayat Profile Facebook Herman Hidayat klik di sini. Herman adalah Pemilik MestiMoco.com.

click for tour in Malang Regency

Check

Minggu, 04 Desember 2011

BEMO Siroda Tiga


Bemo "becak motor" adalah angkutan umum yang sangat populer di Malang pada era tahun 1970 - 1980an, Kendaraan ini beroda tiga dan umumnya dipakai untuk mengangkut barang ataupun manusia.

Dulu bemo memiliki pangkalan di Stasiun Jagalan, Pasar Dinoyo, terminal Patimura. Seiring perkembangan jaman dan dibangunnya Terminal Gadang sekarangpun tergusur ke Terminal Hamid Rusdi di bagian selatan, Terminal Arjosari di Utara dan Landungsari di bagian barat, bemo menjadi sebuah kendaraan antik.

Pada masa lalu, Bemo cukup diperhitungkan karena merupakan kendaraan transportasi yang fleksibel dan ekonomis bagi masyarakat.Serta  mampu menjangkau jalan sempit, dan dapat melaju lebih kencang dari becak( maklum tenaga bensin dibanding nasi pecel).


Sumber artikel :
Pesan moral artikel :


Kontributor Artikel & lamp; Foto : Herman Hidayat Profile Facebook Herman Hidayat klik di sini. Herman adalah Pemilik MestiMoco.com.

click for tour in Malang Regency

Check

Selasa, 29 November 2011

Persiapan Pilkada KPUD Batu

KabMalang.Com  – KPU Kota Batu mulai sibuk menyiapkan Pilkada, meski pesta demokrasi untuk memilik wali kota dan wakilnya ini, baru berlangsung tahun depan. Selain menyusun program untuk mendapatkan anggaran melalui APBD, penyelenggara Pilkada ini juga sedang menyiapkan tahapan pelaksanaan.

Salah satu tahapan itu, adalah pencalonan kepala daerah dari calon independent atau calon yang diusung non partai. Calon ini memiliki tahapan lebih dahulu dibanding calon yang diangkat oleh partai politik, karena salah satu sayart utamanya harus ada dukungan dari masyarakat.
‘’Sesuai aturan, calon independent harus mendapatkan dukungan sekurang-kurangnya enam persen dari jumlah penduduk,’’ ungkap Supriyanto, anggota KPU Kota Batu kepada Malang Post, kemarin.

Menurutnya, saat ini Kota Batu memiliki jumlah penduduk sekitar 200 ribu jiwa. Dari jumlah tersebut, calon independent paling tidak harus mengumpulkan dukungan 12 ribu warga kota ini agar bisa mendaftar sebagai calon wali kota dari tim independen.

Pria berkantor di Jalan Raya Tlekung Kecamatan Junrejo, ini menambahkan, teknis dukungan itu bisa dilakukan dengan pengumpulan tanda tangan disertai foto kopi KTP pendukung. Setelah ada pengajuan dari calon independen, tugas KPU kemudian melakukan verifikasi kepada dukungan itu.

‘’Kami harus tahu, apakah dukungan benar-benar diberikan oleh warga Batu ataukah hanyalah fiktif. Kami harus melakukan verifikasi untuk mengetahui keabsahan dukungannya,’’ tandasnya.

Pembukaan pendaftaran untuk calon independen itu sendiri, baru dibuka April 2012 nanti. Namun demikian, sosialisasi harus diberikan lebih awal untuk memberikan kesempatan calon independent mengumpulkan dukungan 12 ribu orang.

‘’Saat ini belum ketahuan, apakah ada calon independent atau tidak untuk Pilkada Kota Batu 2012. Hal itu bisa diketahui jika KPU sudah membuka pendaftaran. Perkara sekarang ada pihak yang sudah mengumpulkan dukungan, itu adalah hak calon,’’ tambah alumnus UM ini.


Sumber artikel :malangraya.info
Pesan moral artikel :


Kontributor Artikel & lamp; Foto : Herman Hidayat Profile Facebook Herman Hidayat klik di sini. Herman adalah Pemilik MestiMoco.com.

click for tour in Malang Regency

Check

Minggu, 27 November 2011

Zyrex Sky LM1211 Netbook Murah Meriah


Menggoda lewat Harga
Ketika era netbook diramalkan akan lewat, Zyrex mencoba menggoda lewat harga.
Di tengah serbuan tablet yang semakin menggila, benarkah netbook akan tenggelam? Terlalu dini menjawab pertanyaan tersebut, namun yang pasti produsen netbook harus berbenah diri. Salah satunya dengan menonjolkan daya tarik utama netbook selama ini: harga.
Hal tersebut tercermin dari langkah Zyrex yang merilis netbok Sky LM1211 dengan harga Rp2,5 juta. Harga tersebut memang belum termasuk sistem operasi, namun tetap menjadikannya salah satu netbook paling murah saat ini.
Tampil dengan balutan warna putih, netbook ini memiliki kesan bersih. Namun risikonya, (dan terbukti selama pengujian kami), adalah mudahnya netbook ini terlihat kotor. Meski begitu, kami menyukai kualitas pembuatan netbook ini. Bahan plastik yang digunakan terasa cukup solid menerima benturan ringan. Punggung layar pun harus ditekan cukup kencang jika ingin mempengaruhi tampilan layar.
Ketika pertama kali menggunakannya, kami sempat bingung karena kesulitan menemukan tombol power yang biasanya ada di atas keyboard. Ternyata Zyrex menempatkan tombol power berukuran kecil di dekat engsel/bukaan netbook. Mungkin maksudnya supaya keren (karena tombol tersebut menyala ketika netbook aktif), namun menurut kami desain tersebut terlalu “nyeleneh”. Akan tetapi secara keseluruhan, desain netbook ini cukup bagus. Dari samping, desainnya terlihat tipis dengan area paling tebal hanya sekitar 2,2 cm. Bobotnya pun cuma 1 kg, sehingga cocok dibawa bepergian.
Keyboard-nya sendiri menggunakan desain chiclet dengan ukuran 1,5x1,5 cm dengan jarak antar tombol sekitar 3 mm. Dibutuhkan waktu bagi kami untuk menyesuaikan diri dengan ukuran sekecil itu. Namun setelah terbiasa, kami menilai keyboard tersebut terasa nyaman. Area touchpad yang dibuat bergerigi juga memudahkan kami menggerakkan kursor ke titik yang diinginkan. Kalaupun ada yang kurang adalah tombol navigasi yang memiliki ukuran lebih kecil (sekitar 1,5x1 cm), sehingga menyulitkan kami melakukan navigasi seperti PageUp dan PageDown dengan cepat.
Netbook ini sendiri menggunakan prosesor Intel Atom N455 (satu inti, 1,66 GHz). Ketika sebagian netbook sudah menggunakan Atom N550 yang memiliki dua inti, penggunaan Atom seri lawas tersebut memang sedikit mengurangi daya tarik netbook ini. Untungnya hal tersebut dikompensasi dengan performa yang cukup gegas, setidaknya jika dibandingkan dengan netbook sekelas seperti Metsys Mini PC S40. Zyrex Sky LM1211 ini sendiri dapat bertahan sekitar 3 jam saat memutar teks secara terus-menerus, yang terbilang standar untuk netbook masa kini. (Wisnu Nugroho)
***
Dari sisi penampilan dan performa, tidak ada yang istimewa.Maklum saja, daya tarik utama dari Zyrex Sky LM1211 adalah pada harga. Jadi, netbook ini bisa menjadi pilihan bagi Anda yang memiliki daya terbatas.

Hasil Uji
Karena menggunakan spesifikasi yang sama, performa Zyrex Sky LM1211 terlihat setara dengan Metsys Mini PC S40. Perbedaannya hanya pada pengujian pada daya tahan baterai, ketika Zyrex bertahan sekitar 3 jam saat menjalankan teks secara terus-menerus.
Pengujian
Zyrex Sky LM1211
(Intel Atom N-455, memori DDR3-533 1GB, Intel GMA 3150, baterai 24,42 Wh, 10,1 inci)
Metsys Mini PC S40
(Intel Atom N-455, memori DDR3-533 1GB, Intel GMA 3150, baterai 24,42 Wh, 10,1 inci)
Sysmark 2007
38
38
PCMark Vantage
1239
1324
Cinebench R11.5
0,26
0,26
Encoding video
1 jam 11 menit
1 jam 4 menit
Encoding audio
8 menit 51 detik
8 menit 50 detik
3DMark 2006
160
159
Stalker (Day)
3,4 fps
3,4 fps
Daya Tahan Baterai
Memutar HD Video
1 jam 42 menit
1 jam 33 menit
Battery Eater (Text)
3 jam 5 menit
2 jam 22 menit

Spesifikasi Zyrex Sky LM1211
Layar
10,1 inci, 1024x600 pixel
Prosesor
Intel Atom N455 (1,66GHz, single core, 512MB L2 cache)
Memori
1GB DDR3-553 (1 dari 2 slot)
Chipset
Intel NM10
Kartu Grafis
Intel GMA 3150 (356MB)
Harddisk
250GB, 5400rpm, SATAII (Samsung)
Kartu suara
Realtek ALC272
Optical drive
Tidak ada
Fasilitas
WiFi a/g/n, Gigabit Ethernet, USB (3x), webcam, card reader
Sistem Operasi
DOS
Baterai
24,42 Wh
Dimensi
26,7x18,2x(2-2,3) cm
Bobot
1,06 kg
Garansi
1 tahun
Situs Web
Harga kisaran*
Rp.1,15 juta
*Zyrexindo Mandiri Buana,  (021) 565-3311



Posisi Aneh

Tombol Power yang ditempatkan di pinggir engsel ini terbilang tidak biasa dan sempat membuat kami bingung.




Tipis

Ketipisan desain netbook ini bisa terlihat dari gambar di atas. Jika dihitung, di titik paling tebal (yang berada di sekitar baterai) hanya sekitar 2,3cm


Terlalu Kecil

Tombol function dan navigasi yang mungil membuat proses navigasi sedikit terhambat. Namun keyboard utama berukuran 1,5x,15cm dengan desain chiclet membuat proses mengetik terasa lancar.


Plus     : Harga kompetitif; tipis dan ringan; penggunaan cukup nyaman.
Minus : Tombol Function berukuran kecil
Skor Penilaian
- Kinerja              : 4
- Fasilitas            : 3,25
- Penggunaan    : 4,25
- Harga               : 5
- Skor Total        : 4


Sumber artikel :http://www.infokomputer.com/komputer/zyrex-sky-lm1211
Pesan moral artikel :


Kontributor Artikel & lamp; Foto : Herman Hidayat Profile Facebook Herman Hidayat klik di sini. Herman adalah Pemilik MestiMoco.com.

click for tour in Malang Regency

Check

Kirab Budaya Agung di Kepanjen



Kepanjen Malang
Iring-iringan kirab budaya memperingati Hari Jadi Kabupaten Malang ke 1251 Masyarakat kabupaten Malang memadati ruas jalan Panji, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Sabtu (26/11/2011) siang, arus lalu-lintas yang masuk jalan protokol itu terpaksa ditutup sejak pagi.

Start dimulai di depan Gedung DPRD Jalan Panji, dan kirab pawai budaya berakhir di Stadion Kanjuruhan. Sepanjang jalan siang ini nampak dipenuhi masyarakat dari berbagai wilayah menyaksikan jalannya kirab budaya. Pada Hari Jadi Kabupaten Malang ini bersamaan dengan dengan Festival Kesenian Kawasan Selatan (FKKS).

Gerak rancak tari Sakera yang disuguhkan peserta dari Kecamatan Bululawang tampil memikat dalam acara Budaya Agung memperingati HUT ke 1.251 mendapat applaus dari penonton yang menyaksikan di Stadion Kanjuruhan. Kirab Budaya Agung ini diikuti oleh 33 Kecamatan di Kabupaten Malang


Sumber artikel :
Pesan moral artikel :


Kontributor Artikel & lamp; Foto : Herman Hidayat Profile Facebook Herman Hidayat klik di sini. Herman adalah Pemilik MestiMoco.com.

click for tour in Malang Regency

Check

Jumat, 25 November 2011

Tokoh PDI Perjuangan Jatim Meninggal

Innalilahi wainalilahi rojiun kabar meninggalnya Ir Sutjipto Tokoh PDIP Jatim setelah menjalani perawatan di RS Darmo karena menderita stroke hari Kamis(24/11/2011)
Sebelunya pada Minggu (20/11/2011) lalu, Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarno Putri didampingi Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo membesuk tokoh Jatim ini di RS Darmo Surabaya.

Sejumlah pelayat hadir di rumah duka di Jalan Raya Pakis Tirtosari 18 Surabaya, di antaranya mantan Gubernur Jatim Imam Utomo, Wakil Walikota Surabaya Bambang Dwi Hartono, Ketua DPD Partai Golkar Martono, Soepomo anggota DPR asal PDI-P, dan sejumlah tamu lain.

Menurut informasi jenazah mantan Ketua MPR, Sekjen DPP, mantan Ketua DPD PDI-P Jatim, ini akan dimakamkan Jumat pukul 09.00 di TPU Keputih Jalan Keputih Tambak, Surabaya.

Ir. Soetjipto Soedjono lahir di Trenggalek, 13 Agustus 1945, meninggal di Surabaya,  pada umur 66 tahun, merupakan salah satu tokoh politisi terkemuka di Indonesia. Salah stu prestasi yang diraih dalam bidang konstruksi dia bersama Insinyur Ryantori menemukan fondasi konstruksi sarang laba-laba yang terbukti aman dari gempa pada gempa daerah rawan gempa seperti di Nanggro Aceh Darussalam.

Sumber artikel :http://pdip.kabmalang.com/2011/11/pdi-perjuangan-jatim-berduka.html
Pesan moral artikel :


Kontributor Artikel & lamp; Foto : Herman Hidayat Profile Facebook Herman Hidayat klik di sini. Herman adalah Pemilik MestiMoco.com.

click for tour in Malang Regency

Check

Rabu, 23 November 2011

Ibas - Aliya dinikahkan Suryadharma Ali ?

Ibas - Aliya
JAKARTA - Pernikahan putra presiden SBY, Edhie Baskoro Yudhoyono dengan putri Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, Siti Ruby Aliya Rajasa, akan di langsungkan di Istana Cipanas besok, Kamis (24/11/2011).

Akad nikah akan dilangsungkan di Cipanas mulai pukul 10.00 esok hingga 12.00 WIB. " Saksi dari calon pengantin pria akan diwakilkan oleh Wakil  Presiden Boediono dan dari pihak perempuan yakni mantan Ketua MPR Amien Rais,", penghulu dalam perkawinan akbar tersebut kepala Kantor Urusan Agama Cipanas, Drs Muhtar yang merupakan pegawai Depag dibawah Menteri Agama Suryadharma Ali
Acara sambutan sekaligus ramah tamah dari tuan rumah yang akan disampaikan Menko Polhukam Djoko Suyanto. Setelah acara ijab kabul, di Istana Cipanas, akan ada acara resepsi yang akan di gelar di Jakarta Convention Centre pada pukul 19.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB pada Sabtu 26 November. Resepsi tersebut akan dihadiri  sekitar 3.500 undangan.


Sumber artikel :
Pesan moral artikel :


Kontributor Artikel & lamp; Foto : Herman Hidayat Profile Facebook Herman Hidayat klik di sini. Herman adalah Pemilik MestiMoco.com.

click for tour in Malang Regency

Check

Sipiso-piso Air Terjun di tanah Karo

Air terjun Sipiso-piso pun berada di tepi Danau Toba, sayangnya objek wisata yang sangat menarik ini kurang dikunjungi wisatawan karena letaknya di tepi yang berbeda dengan kota Parapat, di mana wisatawan biasanya berkunjung.
 
Sipiso-piso terletak di sebelah utara Danau Toba, sekitar 24 kilometer dari Kabanjahe. Air terjun ini merupakan yang tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 120 meter. Air terjun Sipiso-piso terbuat dari sungai bawah tanah di plato Karo yang mengalir melalui sebuah gua di sisi kawah Danau Toba.

Pemandangan air terjun sungguh luar biasa. Air terjun yang kecil namun tinggi jatuh di antara tebing berwarna kehijauan. Dari gardu pandang yang dibangun pemerintah di Merek ini pengunjung tidak hanya dapat menikmati pemandangan air terjun, melainkan juga Danau Toba.
Air terjun Sipiso-piso berada di sekitar 800 meter di atas permukaan air laut. Air terjun itu deras mengalir ke bawah mengiris bukit-bukit hijau yang ditumbuhi pohon pinus.

Anda tidak hanya dapat melihat air terjun dari kejauhan, namun turun untuk mendekatinya. Tangganya terjal dan cukup jauh sehingga pastikan anda memiliki stamina yang kuat serta membawa bekal air minum. Sayangnya infrastruktur di gardu pandang ini kurang memadai. Pengunjung yang ingin mengeksplorasi daerah ini lebih lanjut sebaiknya menginap di desa terdekat, yaitu Tongging.
Tongging

Tongging berada di tepi Danau Toba, di bagian utara. Di Tongging anda dapat melakukan berbagai aktivitas, seperti misalnya berenang di danau, melakukan trekking di hutan, atau mengunjungi satu air terjun kecil bernama Sidompak. Anda dapat naik ke Gunung Sipiso-piso, dan melakukan paragliding dari puncaknya.
Selain berenang, anda juga dapat naik perahu yang disewa dari nelayan setempat untuk berkeliling danau. Bagi anda penggemar kain-kain etnik, anda dapat pergi ke Desa Silalahi di Sabungan, Dairi. Desa ini terletak sekitar 11 km dari Tongging.

Penduduk Desa Tongging kebanyakan adalah nelayan dan petani. Mereka bertani padi dan bawang serta mencari ikan di danau Toba. Ikan mas arsik dan ikan nilai merah merupakan jenis ikan yang umum diternakkan di Danau Toba. Berwisata ke sini sangat cocok untuk para backpacker dengan anggaran terbatas karena akomodasi pun murah meriah.
Menuju ke Sipiso-piso

Ketika saya berkunjung ke Sipiso-piso, saya sedang melakukan perjalanan mengelilingi Sumatera Utara dengan awal di Berastagi, melalui Kabanjahe, ke Sipiso-piso, Pematang Siantar, Parapat, Tuk-Tuk, dan berakhir di Bukit Lawang. Dari Berastagi saya menggunakan bus umum yang menuju ke Kabanjahe –ibu kota kabupaten Tanah Karo , dengan tarif kurang dari 5 ribu rupiah.

Di Kabanjahe, saya menaiki angkutan pedesaan yang melintasi Merek. Dari pertigaan jalan utama, saya memilih becak motor untuk sampai di gardu pandang. Dari gardu pandang Anda masih harus menempuh perjalanan dengan angkutan umum atau becak ke Tongging, dengan jalanan yang menurun.

Bagi Anda yang menggunakan kendaraan pribadi, perjalanan ke Sipiso-piso lebih mudah. Pemandangan alam dan pedesaan di Tanah Karo sangat menarik, sayangnya jalanan kurang baik.

Kunjungi juga : Air terjun Coban rondo

Sumber artikel :
Pesan moral artikel :


Kontributor Artikel & lamp; Foto : Herman Hidayat Profile Facebook Herman Hidayat klik di sini. Herman adalah Pemilik MestiMoco.com.

click for tour in Malang Regency

Check

Senin, 21 November 2011

Alamat Asosiasi Jurnalis


ALIANSI JURNALIS INDEPENDEN (AJI)
Alamat : Jl. Kembang Raya No. 6 RT.003 RW 001 Kwitang, Senen, Jakarta Pusat 10420 E-mail: sekretariat@ajiindonesia.org, sekretariat_aji@yahoo.com Website: www.ajiindonesia.org
No Telp : (021) 3151214 No Fax : (021) 3151261

IKATAN JURNALIS TELEVISI INDONESIA (IJTI)
Alamat : Jl. Danau Poso No. 18 Bendungan Hilir Jakarta Pusat
No Telp : (021) 5707918 No Fax : (021) 5732911

PERSATUAN WARTAWAN INDONESIA (PWI)
Alamat : Gedung Dewan Pers Lantai IV, Jl. Kebon Sirih No. 34 Jakarta Pusat
Website: www.pwi.or.id
No Telp : 021-3453131, 3862041 No Fax : 021-3453175

ASOSIASI TELEVISI SWASTA INDONESIA (ATVSI)
Alamat : Gedung Artha Graha Lantai 6
Jl. Jenderal Sudirman Kav 52-53 Jakarta
No Telp : 021-52898005 No Fax : 021-52898010, 5152362

PERSATUAN RADIO SIARAN SWASTA NASIONAL INDONESIA (PRSSNI)
Alamat : Jl. Raya Pondok Gede No. 96 Jakarta
No Telp : 021-8414311-13 No Fax : 021-8414314

ASOSIASI TELEVISI LOKAL INDONESIA (ATVLI)
Alamat : Gedung Bali Post, LT.3 Jl. Palmerah Barat No.21 F, Jakarta Pusat 10270
No Telp : 021-5357602, 5350592 No Fax : 021-5350592, 5357605


Sumber artikel :
Pesan moral artikel :


Kontributor Artikel & lamp; Foto : Herman Hidayat Profile Facebook Herman Hidayat klik di sini. Herman adalah Pemilik MestiMoco.com.

click for tour in Malang Regency

Check

Minggu, 20 November 2011

Neil Amstrong Benar-benar ke Bulan

Sanggahan untuk yang meragukan kang Neil pergi ke bulan (bukan bulan januari, pebruari, maret dsb.), tetapi planet yang namanya bulan

Mengkritisi sebuah pencapaian sains merupakan hal yang Wajar. Walaupun bukan kewajiban bagi awam, orang awam juga bisa mengkritisi asalkan memiliki dasar argumentasi yang kuat. Misal yang cukup heboh masalah pendaratan cak Neil Armstrong di bulan. Jika memang itu terjadi bukankah hal ini merupakan prestasi besar. Tetapi kita tidak bisa percaya begitu saja, bisa jadi hal tersebut rekayasa Amerika.

Begini kawan. Usaha pendaratan manusia di bulan oleh NASA disebabkan oleh persaingan antariksa dalam perang dingin antara Amerika Serikat dengan Uni Soviet. Saat Uni Soviet berhasil menjadikan cak Yuri gargarin sebagai orang pertama di luar angkasa maka panaslah Nasa, Amerika Serikat mana hasilnya?

Saat NASA mengklaim kalau berhasil mendaratkan manusia pertama di Bulan. Kira-kira siapa yang pertama kali akan mengkritisi? Pasti Uni Soviet toh. Mungkin Uni Soviet bilang, Ah itu kebohongan besar!, Bung Uni Soviet bukan sembarang negara, ia punya agen-agen rahasia dan teknologi setara Amerika. Jika pendaratan itu bohong bukankah cukup mudah bagi Uni Soviet untuk membongkar kebohongan NASA pada saat itu?

Kita kini sudah lama sekali dari saat-saat hebohnya berita ini. Juli 1969 merupakan saat dimana kira-kira sebagian besar pembaca artikel ini belum lahir.

Sekarang Uni Soviet sudah runtuh. Tapi beberapa orang yang kritis dan punya kapasitas untuk mengkritisi mengajukan beberapa kejanggalan. Tujuannya bisa jadi baik, menunjukkan awam mengenai proses ilmiah itu bagaimana. Dan Seperti biasa, media dengan cepat segera menyahut bak bensin ketemu api, dan tersebarlah berita baru kalau pendaratan manusia di bulan adalah rekayasa NASA.

Bukti publik mengenai pendaratan di bulan hanyalah setumpuk foto hitam putih, rekaman pembicaraan, batu bulan. Oke, foto bisa dibuat distudio misalnya. Rekaman pembicaraan berdasarkan skenario seolah mereka astronot. Dan batu bisa saja diambil dari tebing di Kepanjen KabMalang misalnya.

Ada beberapa keanehan dalam potretnya. Kenapa tidak ada bintang? Pertanyaan ini kritis. Tapi ini sama sekali bukan bukti bahwa NASA berbohong. Cobalah, NASA yang terdiri dari para ilmuan bumi dan antariksa bagaimana mungkin lupa meletakkan bintang di foto? Bukankah ini kesalahan yang menggelikan?

Baiklah. Bila demikian mari kita lebih terstruktur. Kita daftarkan beberapa bukti kalau Neil Armstrong pernah mendarat di bulan dengan cara menyanggah kritisi dari berbagai pihak.

Kenapa bisa ada jejak kaki di Bulan?

Gravitasi bulan seperenam kali gravitasi bumi. Walau begitu, lokasi astronot membuat jejak kaki ada di debu yang halus. Selain itu, bulan tidak memiliki atmosfer. Akibatnya tidak ada angin yang mampu menyingkirkan jejak yang telah dibuat. Coba anda ambil debu halus dan taburkan di lantai. Anda bisa membuat jejak kaki di atasnya. Hal ini karena partikel menjaga posisinya karena gesekan di antara mereka. Sayangnya, di bumi ada udara. Dalam beberapa detik, jejak yang kamu buat akan tersapu angin. Beda dengan di bulan.

Bendera Amerika di bulan terlihat berkibar-kibar, padahal tidak ada angin!

Itu hanya foto loh, bukan video. Bendera tidak berkibar-kibar dalam foto. Begini saja, anda lihat dua foto ini. Foto kedua dibuat beberapa detik setelahnya, sang astronot tidak lagi memberi hormat. Bukankah paling tidak ada sedikit perbedaan di benderanya kalau benderanya berkibar?

Ada sebuah kawat yang dimasukkan ke dalam kainnya. Kawat ini dibentuk sehingga bendera tersebut, well, terlihat seperti bendera. Ini juga bukan semata estetika. Astronot memasangnya untuk menegakkan bendera tersebut. Sulit loh merentangkan kain di ruang hampa udara dan bergravitasi rendah seperti bulan.

Bukankah para astronot tidak akan selamat karena radiasi saat memasuki Sabuk Van Allen?

Sabuk Van Allen adalah sebuah zona yang diciptakan oleh medan magnet Bumi di luar angkasa. Sabuk ini berfungsi melindungi Bumi dari radiasi matahari yang berbahaya (yang gak bahaya bisa lewat). Medan Magnet Bumi mengumpulkan radiasi ini, dan menjebaknya di lapisan berbentuk sabuk mengelilingi Bumi. Pesawat antariksa bisa rusak bila selama berhari-hari berada di dalam sabuk ini terus menerus. Pesawat Apollo hanya memerlukan waktu empat jam untuk menembusnya. Sama sekali tidak berbahaya. Di luar sabuk ini, radiasi jatuh ke tingkat yang sangat rendah sehingga hanya berbahaya bila kita bertahun-tahun di sana. Bahkan radiasi sabuk Van Allen justru merupakan bukti para astronot pernah ke Bulan. Bagaimana dengan kamera yang melayang saat modul bulan meninggalkan permukaan? Kamera tersebut di kendalikan dari Bumi. NASA tahun 1965 sudah cukup maju untuk teknologi kendali jarak jauh. Mereka sudah banyak belajar dari kesalahan. Paling tidak usaha rintisan penerbangan ke bulan sudah sejak tanggal 17 Agustus 1958. Saat itu Pioneer 0 diluncurkan dan meledak 77 detik setelah lepas landas. Soviet melakukan kesalahan yang sama pada misi pertama menuju bulan, 23 september 1958 dengan misi Luna 1958A. Pioneer 1 NASA tanggal 11 oktober 1958 juga tidak mampu mencapai bulan dan jatuh ke bumi. Satelit ini meledak begitu lepas landas. Pioneer 3 diluncurkan dua hari kemudian, dan jatuh. Luna 1 milik soviet tanggal 2 januari 1959 berhasil terbang dengan baik tapi justru melewati bulan dan terjatuh ke dalam matahari. Soviet sedikit senang karena walaupun tidak berhasil ke bulan, mereka berhasil ke matahari. NASA cukup cemburu, dan akhirnya tanggal 3 Maret 1959, NASA meluncurkan Pioneer 4. Ini adalah pesawat tanpa awak pertama yang berhasil mengorbit bulan. Anda lihat, ada sederetan kegagalan dan bagi bangsa yang cerdas, setiap kegagalan adalah satu langkah menuju keberhasilan. Misi luar angkasa pada awalnya selalu diawali dengan penerbangan tanpa awak, karena kemungkinan gagal sangat besar dan kematian seorang astronot yang sudah dilatih dengan teknologi dan dana begitu banyak adalah kerugian besar. tahun 1959 mereka berhasil mengendalikan pesawat dengan sukses ke bulan. Cukup wajar bagi mereka untuk mampu mengendalikan kamera di bulan dari Bumi pada tahun 1965. Selain itu, teknologi kendali jarak jauh luar angkasa pada prinsipnya lebih sederhana daripada kendali jarak jauh bumi. Di bumi, kamu harus memiliki berbagai perangkat tambahan karena bentuk permukaan bumi yang bulat. Di langit, gampang saja, sinyal akan memancar lurus ke bulan. Dalam beberapa saat memang, bulan tidak berada dalam jangkauan, dan karenanya pengendalian jarak jauh pada benda di bulan harus direncanakan waktunya dengan teliti. Tinggal landas Apollo dari bulan jelas direncanakan pada saat pengendalian dari bumi bisa dilakukan langsung, saat bulan berada di atas kepala, bukannya di sisi lain bumi.

Astronot banyak yang dibunuh karena terlalu banyak omong dan suka mengeluh

Siapa saja namanya dan apa buktinya? Setau saya, astronot pastinya seorang yang sangat patriotik. (Sama dengan pejuang kita di tahun 45) Tidak semestinya astronot banyak omong apalagi membocorkan rahasia negara. Astronot diseleksi dengan hati-hati dan biaya pendidikannya luar biasa besar. Kematian seorang astronot merugikan negara sangat besar karena mereka adalah wakil negara.

Bukti independen selain dari NASA mengenai tapak kaki di Bulan mana, citra teleskop misalnya?

Teleskop optik untuk melihat jejak kaki di bulan masih belum cukup kuat. Ia juga masih terlalu jauh dari bulan. Kecil sekali perbedaannya dengan melihat dari Bumi.

Perhatikan satu lingkaran penuh itu 360 derajat, setiap derajat terbagi menjadi 60 menit busur, dan tiap menit busur terbagi menjadi 60 detik busur. Jadi satu detik busur itu ukuran yang sangat kecil. Bulan itu ukurannya 0.5 derajat dilihat oleh mata. Itu ukuran yang sangat besar loh, sekitar 1800 detik busur. D adalah diameter alat optik dalam satuan cm. Cermin Hubble sendiri ukurannya 240 cm. Masukkan dalam rumus tersebut dan anda dapatkan nilai R = 0.05 detik busur. Agar dapat terlihat jelas, minimal benda yang diamati harus memiliki nilai 2R, yang berarti Hubble paling mampu mengamati benda berukuran 0.1 detik busur.

Dimana d adalah ukuran nyata dan D adalah jarak. Alpha adalah resolusi dalam satuan detik busur. Masukkan ukuran tapak kaki di bulan. Well, kita coba saja yang sedikit lebih besar. Jarak dari Hubble adalah 381 juta meter. Hanya sekitar 0.002 detik busur. Gak bakalan kelihatan oleh Hubble. Perlu teleskop berukuran 50 kali Hubble untuk dapat melihat dengan resolusi demikian dan ini masih diluar jangkauan rekayasa teknik kita.

Pesawat tanpa awak Lunar Reconnaissance Orbiter (LRO) tahun 2008 sudah ke Bulan untuk melakukan penelitian lanjutan, tapi pesawat ini milik NASA juga. Mungkin anda tidak akan percaya kalau potret-potret LRO membenarkan adanya pendaratan manusia di bulan, seperti dalam citra ini.

Citra Modul Pendaratan Bulan yang ditinggalkan Apollo di sana dan dikunjungi oleh satelit LROC tahun 2008.

Mereka juga membenarkan adanya lokasi pendaratan Apollo di Bulan. Lihat dua potret ini, satu dari NASA dan satu dari JAXA.

Di waktu siang, suhu bulan bisa mencapai 137.7 derajat Celsius. Film dan benda lain yang dibawa astronot semestinya meleleh

Selain itu, saat misi Apollo mendarat, waktu yang dipilih selalu saat fajar atau tenggelam matahari. Bayangan foto astronot di bulan terlihat dari banyak sumber cahaya, seperti di studio TV!

Di Bulan memang hanya ada satu sumber cahaya, yaitu Matahari. Tapi, para astronot mengambil potret mereka di sebuah perbukitan yang diterangi dengan baik. Berdiri di bawah sinar bulan purnama yang belum tinggi. Berdirinya di atas bukit. Bayangan di Bulan itu rumit karena tanah yang tidak beraturan, distorsi lensa bersudut lebar, cahaya yang dipantulkan dari bumi dan debu bulan sendiri.

Ruang Angkasa penuh meteor super cepat berukuran kecil yang dapat menghantam kapal dan membunuh astronot

Kemungkinan setiap 1 meter kubik ruang angkasa dilewati meteor mikro demikian sangat mendekati nol. Selain itu, astronot juga dibekali pakaian yang memuat lapisan kevlar untuk melindungi mereka dari pecahan yang mungkin ditemui. Flare surya lebih langka lagi yang mampu mencapai daerah persekitaran bumi dan bulan.

Saat modul bulan mendarat, mesinnya yang kuat tidak membuat bekas kawah yang dalam di permukaan bulan yang lembut

Lapisan ini tipis. Di bawahnya adalah batuan yang keras. Jadi walaupun kaki astronot berbekas, kaki modul bulan tidak dapat mencapai kedalaman yang cukup untuk membuat kawah. Kalau anda lihat videonya, ada sebuah hentakan yang menunjukkan kalau kaki modul tersebut terdorong balik karena menghantam lapisan keras.

Tidak mungkin mobil bulan sebesar itu dapat muat dalam modul pendaratan yang kecil

Bisa saja. Ruang angkas penuh dengan bintang-bintang. Tapi kenapa dalam foto dari bulan tidak kelihatan bintang

Justru aneh kalau dalam foto kelihatan bintang. Hal ini karena kecemerlangan benda dekat kamera yaitu permukaan bulan, menutupi cahaya dari bintang yang jauh. Itu mengapa teleskop umumnya dibuat di puncak gunung untuk menghindari polusi cahaya dari bumi, dan itu mengapa di kota yang terang benderang tidak dapat dilihat bintang sementara di tengah laut dapat dilihat dengan jelas.

Batu bulan lebih mirip dengan batuan dari Antartika

Presiden Nixon memberi batu bulan pada 135 negara di dunia, termasuk Indonesia, dan 50 negara bagiannya. Mungkin sekali batu tersebut disimpan di Museum Batu Bulan milik UPT Museum Propinsi Bangka Balitung di Pulau Balitung. Hal ini diperkuat keterangan majalah Tempo kalau Presiden Nixon dalam kunjungannya tanggal 27 – 28 Juli 1969 menyempatkan diri berkunjung ke museum ini.

Banyak batu ini yang hilang karena berbagai sebab. Tapi selama 40 tahun, para ilmuan yang beruntung terus mempelajari batuan bulan ini dan menyimpulkan kalau mereka benar dari bulan.

Sekarang anda lihat, sepertinya klaim kalau bulan tidak pernah disentuh Neil Armstrong ini diajukan oleh anak kecil yang tidak tau sains daripada para pakar fotografi, astronomi atau fisika.

Jadi, apakah Neil Armstrong pernah mendarat di Bulan? Jawabannya Ya!




Sumber artikel :
Pesan moral artikel :


Kontributor Artikel & lamp; Foto : Herman Hidayat Profile Facebook Herman Hidayat klik di sini. Herman adalah Pemilik MestiMoco.com.

click for tour in Malang Regency

Check

Sabtu, 19 November 2011

Perolehan Medali hari ini (19 Nopember 2011)


 Country Overall Medal
   Indonesia
124
91
85
300
   Vietnam
71
67
69
207
   Thailand
68
64
77
209
   Malaysia
41
40
55
136
   Singapore
33
38
61
132
   Philippines
20
36
50
106
   Lao PDR
8
6
24
38
   Myanmar
4
15
24
43
   Cambodia
3
10
14
27
   Brunei Darussalam
0
2
7
9
   Timor Leste
0
0
3
3
         Grand Total
372
369
469
1210

Sumber artikel :
Pesan moral artikel :


Kontributor Artikel & lamp; Foto : Herman Hidayat Profile Facebook Herman Hidayat klik di sini. Herman adalah Pemilik MestiMoco.com.

click for tour in Malang Regency

Check
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Share on Facebook

Labels

Agama (31) Alamat (3) Arema (4) Artikel (209) Artis (15) Bencana (17) Berita (239) Bisnis (30) Budaya (49) Budha (3) Cerita Motivasi (20) Desa (6) E-Taiment (5) Ekonomi (9) Elektronik (7) English (2) Foto (15) Gaya Hidup (6) Hari Besar (12) Hindu (3) Hobi (2) Hukum (19) Humor (21) Ilmu (13) Info (249) Infotaimen (21) Internasional (38) Internet (31) Islam (13) Jatim (25) Kab. Malang (61) Karikatur (2) Kata Bijak (5) Kec. Kepanjen (23) Kecantikan (3) Kejawen (1) Kepanjen (10) Kesehatan (50) komentar (2) Komputer (6) Kristen (2) Kuliner (7) Lain-lain (143) Luar Negeri (42) Malang Raya (38) Masakan (6) Music (5) Nasional (225) Olah Raga (69) Opini (2) Otomotiv (16) PDI Perjuangan (10) Pemerintahan (1) Pemilu (7) Penting (3) Permainan (6) Peta (4) Pilbup (7) pnpm (3) Polisi (1) Politik (36) Profil (1) Sejarah (2) sepak bola (3) ser (1) Serba 7 (52) Team (1) Tekno Tepat Guna (20) Teknologi (38) Tips (14) TNI (1) Tokoh (16) Tradisional (4) Trasnsportasi (17) Video (5) Wanita (2) Wisata (22)

geovisite